Modal $2.
Jualnya terserah kamu.
Kartu NFC Google Review itu papan kecil yang ditempel di meja kasir. Pelanggan tinggal tempelin HP atau scan QR, halaman ulasan Google bisnisnya langsung kebuka. Harga suppliernya $2 per kartu — sekitar Rp30.000 — jadi bisa kamu pakai sendiri atau kamu jual lagi ke kafe, salon, dan toko di sekitar kamu.
NEMPEL RAPI DI KASIRTINGGAL TAP ATAU SCANBukan ide baru.
Di sana udah jalan duluan.
Kartu review NFC ini udah dijual orang di Filipina, Mesir, dan banyak negara lain. Di Indonesia pasarnya masih longgar — itu kenapa sekarang waktunya masuk.
Demo tap kartu Google Review
YouTube ShortsReseller Filipina: modal ₱200, jual ₱500
Instagram · @dig1raPenjual kartu NFC review di Mesir
Instagram · @izycard.egyptPelanggannya puas.
Tapi review-nya nggak pernah nyampe.
Pelanggan seneng sama layanannya. Tapi buat nulis review, dia mesti buka Maps, ketik nama bisnisnya, pilih lokasi yang benar, baru nemu tombol bintangnya. Kebanyakan langkah — niat baiknya keburu hilang di jalan.

“Nanti aja deh.”
Sampai rumah keburu sibuk, momennya lewat.

Nyari bisnisnya
Nama mirip atau beda cabang, gampang nyasar.

Ribet ngajaknya
Staf mesti jelasin, pelanggan keburu buru-buru.
Jangan suruh pelanggan nyari.
Kasih aja di depan mereka.
Kartu NFC Review ngasih dua pilihan yang siapa pun langsung ngerti: tap NFC buat HP yang support, atau scan QR pakai kamera. Tempel di meja kasir, di dinding, atau di titik pelanggan bayar — mana aja yang gampang kejangkau.
Lihat paketnyaDari meja kasir
ke halaman review,
cuma tiga langkah.
Alurnya sengaja pendek. Staf tinggal nunjuk kartunya, sisanya pelanggan yang jalan sendiri.

Tempel di titik yang pas
Taruh di kasir, resepsionis, meja layanan, atau tempat pelanggan selesai dilayani.

Pelanggan tap atau scan
Tinggal deketin HP ke area NFC, atau scan QR-nya pakai kamera. Nggak sampai lima detik.

Halaman review kebuka
Pelanggan langsung ngasih bintang dan nulis ulasan dari pengalamannya sendiri.
Modal Rp 30.000.
Jual Rp50–130 ribu.
Kartu NFC Google Review biasanya dijual ke bisnis di kisaran Rp 50.000 – Rp 130.000 per kartu, tergantung jenis usahanya. Warung atau toko kecil ada di angka bawah; resto rame, klinik, atau bisnis yang udah punya cabang bisa di angka atas karena nilai review buat mereka jauh lebih gede.
| Simulasi 1 kartu | Nilai |
|---|---|
| Harga kartu dari supplier ($2) | Rp 30.000 |
| Harga jual ke bisnis (kisaran pasar) | Rp 50.000 – Rp 130.000 |
| Selisih per kartu | Rp 20.000 – Rp 100.000 |
Rp 30.000 itu harga kartu dari supplier, setara $2 per kartu. Kisaran Rp 50.000 – Rp 130.000 adalah harga jual yang kami pantau di pasaran — bukan harga yang kami patok buat kamu, kamu bebas nentuin sendiri. Angka di atas belum ngitung ongkir, cetak desain, sama biaya operasional kamu, dan belum termasuk biaya buka akses yang cuma sekali bayar.
Kok bisa semurah ini?
Karena kartunya diproduksi sendiri di Indonesia — bahan bakunya dari pemasok dalam negeri dan dikerjakan tim lokal, bukan barang impor yang mesti lewat bea masuk dan markup importir dulu. Rantainya pendek, jadi harganya bisa ditekan tanpa ngurangin kualitas.
Dan uangnya nggak lari ke luar. Tiap kartu yang kamu ambil muter balik ke pekerja dan pemasok di sini — kamu jualan, mereka kebagian jam kerja.
- 100% diproduksi di Indonesia, bukan barang impor
- Bahan baku dari pemasok dalam negeri
- Dikerjakan tim lokal — tiap order nambah jam kerja mereka
- Nggak kena bea masuk dan markup importir
- Dari lokal, buat lokal — tiap kartu muter di dalam negeri
Sebelum pesan, baca soal pengirimannya
Karena kartunya diproduksi lokal dan bukan barang stok impor, sebagian pesanan statusnya pre-order 3–7 hari kerja, tergantung ketersediaan bahan dan antrean produksi. Kalau stoknya lagi ready, pesanan kamu langsung dikirim tanpa nunggu. Setelah paket diserahkan ke kurir, lama sampainya ngikutin estimasi resmi dari kurir yang kamu pilih.
Dua jalan masuk.
Bedanya cuma dituntun atau nggak.
Dua-duanya dapat akses supplier yang sama dan harga kartu yang sama. Yang beda cuma seberapa banyak kamu dituntun sampai closing pertama.
BUAT YANG UDAH TAHU MAU NGAPAINAkses Supplier
Kontak suppliernya, terus jalan sendiri.
- Akses supplier kartu, harganya $2 (sekitar Rp30.000) per kartu
- Tanpa minimum order ratusan pcs — mau ambil 1 pcs juga boleh
- Panduan aktivasi kartu, simpel dan gampang diikutin
Cocok kalau kamu udah punya calon klien atau udah biasa jualan, tinggal butuh suppliernya aja.
SUDAH TERMASUK AKSES SUPPLIERPanduan Reseller
Bukan cuma dikasih kontak. Diajarin jualannya.
- Semua yang di Paket Akses Supplier
- Cara milih bisnis yang potensial
- Cara bertanya biar lebih terarah”
- Langkah naikin skala begitu closing pertama udah jalan
- Bonus 1 kartu asli buat kamu bawa waktu demo ke calon klien
Cocok kalau kamu belum pernah nawarin apa pun ke pemilik usaha dan pengin tahu persis mesti ngomong apa pas ketemu.
Checkout aman lewat Lynk.id. Aksesnya dikirim otomatis begitu pembayaran berhasil — nggak perlu nunggu admin.
Gampang dilihat.
Gampang dilakuin.

NFC tinggal ditempel
Paling cepat buat pelanggan yang HP-nya udah support NFC.

QR buat cadangan
HP-nya nggak support NFC? Kameranya tetap bisa scan QR.

Petunjuknya kebaca
Dua pilihannya ditulis jelas di satu kartu, nggak bikin bingung.

Siap jadi titik ajakan
Rapi ditempel dekat kasir, nggak makan tempat.
Produknya
ngejelasin dirinya sendiri.
Sebelah kiri buat tap NFC, sebelah kanan buat scan QR. Pelanggan nggak perlu nebak mulai dari mana, dan staf nggak perlu jelasin panjang-panjang.
- Panduan tap dan scan dalam satu tampilan
- Tampilan Google Review yang langsung familiar
- Dirancang buat ditempel di area layanan
Satu kartu.
Banyak jenis usaha.

Kafe & restoran
Taruh dekat kasir, pas pelanggan baru selesai makan.

Salon & barbershop
Ajak pas hasil potongannya baru kelihatan rapi.

Klinik & wellness
Jalur review singkat setelah sesi perawatan kelar.

Toko & showroom
Pembeli nggak perlu ngetik nama toko lagi buat review.

Hotel & penginapan
Pas banget di meja resepsionis atau titik check-out.

Jasa profesional
Minta masukan setelah kerjaan kelar, tanpa kesan maksa.
Bawa contohnya.
Tunjukin gunanya.
Nggak perlu presentasi panjang. Datengin bisnis yang tepat, demoin tap atau scan-nya, terus bantu pasang. Empat langkah ini tinggal kamu ulang-ulang.

Siapin kartu & demo
Pahami dulu alur tap dan scan-nya, terus bawa contoh kartunya waktu nemuin calon klien.

Datengin bisnis lokal
Mulai dari yang layanin pelanggan langsung: kafe, salon, klinik, toko, atau jasa.

Demoin di tempat
Praktekin NFC dan QR-nya langsung, biar manfaatnya kelihatan dalam hitungan detik.

Bantu pasang
Kalau udah cocok, bantuin setting tujuan review-nya dan tempel di titik yang gampang dijangkau.
Siap mulai nawarin NFC Review ke bisnis sekitar kamu?
Lihat paketnyaUdah jelas?
Tinggal mulai.
Yang paling sering ditanyain, kami kumpulin di sini.
01Kartu NFC Google Review itu apa?
Kartu fisik yang nyimpen satu tautan ke halaman review Google punya sebuah bisnis. Pelanggan tinggal nempelin HP ke area NFC-nya, atau scan QR yang ada di kartu yang sama. Nggak ada aplikasi, nggak ada login.
02Pelanggan perlu install aplikasi dulu nggak?
Nggak perlu. NFC udah jadi fitur bawaan di kebanyakan HP sekarang, dan kalau HP-nya nggak support, kamera buat scan QR pasti ada.
03Bisa dipakai di semua jenis bisnis?
Cocok buat bisnis yang layanin pelanggan langsung dan udah punya profil Google — kafe, resto, salon, barbershop, klinik, toko, hotel, sampai jasa profesional.
04Dijamin dapet review bintang lima nggak?
Nggak, dan kami memang nggak mau janjiin itu. Kartu ini cuma mempersingkat jalan pelanggan ke halaman review. Mau ngasih bintang berapa tetap sepenuhnya hak pelanggan.
05Papan Google Review enaknya ditaruh di mana?
Di titik pelanggan lagi paling puas: meja kasir, resepsionis, meja layanan, atau tempat pesanan diserahkan. Makin dekat sama momen selesai dilayani, makin besar peluang di-tap.
06Harga kartu NFC Google Review berapa?
$2 per kartu, sekitar Rp30.000. Itu harga dari supplier, dan berlaku mau kamu ambil 1 pcs atau ratusan — nggak ada harga khusus yang cuma kebuka kalau order banyak.
07Kenapa harganya ditulis pakai dolar?
Karena suppliernya memang mematok dalam dolar. Biar gampang, kami tulis dua-duanya: $2 per kartu, sekitar Rp30.000. Bayarnya tetap pakai rupiah lewat Lynk.id.
08Kartunya buatan mana?
Diproduksi 100% di Indonesia — bahan bakunya dari pemasok dalam negeri dan dikerjakan tim lokal, bukan barang impor. Itu juga alasan harganya bisa ditekan: nggak ada bea masuk dan markup importir yang harus ditutup. Jadi selain kamu dapat modal murah, uangnya juga muter di dalam negeri.
09Kartunya dikirim berapa lama?
Sebagian pesanan statusnya pre-order 3–7 hari kerja, tergantung ketersediaan bahan dan antrean produksi. Kalau stoknya lagi ready, pesanan kamu langsung dikirim tanpa nunggu. Setelah paket diserahkan ke kurir, lama sampainya ngikutin estimasi resmi dari kurir yang kamu pilih.
10Bedanya harga paket sama harga kartu apa?
Harga paket (Rp99.000 atau Rp199.000) itu biaya buka aksesnya, dibayar sekali di depan. Setelah itu kamu pesan kartunya langsung ke supplier di harga $2 (sekitar Rp30.000) per kartu, berapa pun jumlahnya.
11Ada minimum order nggak?
Nggak ada. Mau ambil 1 pcs buat contoh atau langsung ratusan, harga per kartunya sama — $2, sekitar Rp30.000. Jadi kamu bisa mulai kecil dulu sambil nyari klien pertama.
12Mending ambil yang mana, Rp99.000 atau Rp199.000?
Tanya diri sendiri: kamu udah tahu mau nawarin ke siapa besok? Kalau iya, Akses Supplier Rp99.000 cukup — kamu tinggal butuh suppliernya. Kalau belum, ambil Panduan Reseller Rp199.000: isinya sama, plus cara milih bisnis yang gampang diajak deal, kalimat pembukanya, cara naikin skala, dan bonus 1 kartu asli buat dibawa demo.
13Cara ambil aksesnya gimana?
Pilih paketnya di bagian Paket, klik tombolnya, terus bayar di Lynk.id. Aksesnya dikirim otomatis begitu pembayaran berhasil — nggak perlu nunggu admin. Slotnya dibatasi, jadi kalau lagi kebuka mending langsung diambil.
14Aku jualnya boleh berapa?
Bebas, kamu yang nentuin. Gambarannya, kartu sejenis dijual ke bisnis di kisaran Rp50.000–Rp130.000 per kartu. Warung atau toko kecil biasanya di kisaran Rp50.000–Rp75.000, sementara resto rame, klinik, atau bisnis yang udah punya cabang bisa sampai Rp100.000–Rp130.000. Itu harga pasar yang kami pantau, bukan harga yang kami patok buat kamu.
15Kartu ini emang laku di luar negeri?
Iya, dan kamu bisa lihat sendiri di bagian video halaman ini — ada reseller Filipina yang modal ₱200 jual ₱500, ada juga penjual di Mesir. Di Indonesia pasarnya masih jauh lebih longgar dibanding di sana.
16NFC Review bagian dari Google?
Bukan. NFC Review produk independen dan nggak berafiliasi sama Google LLC. Google dan Google Maps itu merek milik Google LLC.
17Kalau ada kendala, nanya ke siapa?
Chat langsung admin kami di WhatsApp 0857-7777-5728 lewat halaman Kontak. Biasanya dibalas dalam hitungan menit di jam kerja (Senin–Jumat, 09.00–18.00 WIB).
Bikin jalan ke Google Review
sependek mungkin.
Tempel di titik pelanggan selesai dilayani, terus biarin mereka milih sendiri: mau tap, atau mau scan.